FRESH INFO SHOWBIZZ TECHNO FASHION TRAVELING KULINER HANG OUT KONTRAK MEDIA








PLN terbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah senilai 3 Milyar

Jakarta 16 Juni 2008/Infoonesia - PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan menerbitkan Obligasi PLN XII tahun 2010 senilai maksimal Rp.2.5 triliun dan Sukuk Ijarah PLN V tahun 2010 senilai maksimal Rp. 500 miliar. Dana yang diperoleh setelah dikurangi dengan biaya emisi akan digunakan untuk membiayai kegiatan investasi jaringan distribusi tenaga listrik. Obligasi PLN XII Tahun 2010 berperingkat idAA+(Double A Plus, Stable Outlook) dari PT. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang terdiri dari dua seri, yaittu seri A dengan jangka 5 tahun dan seri B berjangka 12 Tahun. Indikasi tingkat bunga yang ditawarkan akan mengacu pada surat utang negara FR0027 + (100-175)bps.


Begitu halnya dengan Sukuk Ijarah PLN V tahun 2010 yang berperingkat idAA+ atau Double A Plus Syariah, Stable Outlook dari Pefindo terdiri dari dua seri: A dan B yang masing masing berjangka 5 dan 12 tahun.  Indikasi imbalan ijarah yang ditawarkan akan mengacu FR 0043 + (100-175) bps. Pembayarannya dilakukan setiap tiga bulan (takwim, 30/360)


Perseroan telah menunjuk PT. Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Securities sebagai penjamin pelaksana emisi dalam pemnawaran umum ini. sementara wali amanat adalah PT. Bank CIMB Niaga.


Selaku BUMN di sektor kelistrikan, investasi ini penting dan akan memberikan keuntungan investor sekaligus meningklatkan kompetensi PLN.


Investasi juga dilakukan mengingat proyeksi kenaikan permintaan tenaga listrik nasional yang rata rata mencapai 9 % per tahun dalam 10 tahun ke depan sementara di satu sisi pasokan tenaga listrik Indonesia terbatas sehingga memberi peluang tumbuh bagi PLN.


Pertimbangan lainnya adalah karena PLN selalu melunasi semua kewajiban pembayaran obligasi termasuk saat krisis ekonomi di Indoensaia. Hingga kini perseroan telah menerbitkan obligasi konvensional Rupiah sebanyak sebelas kali, obligasi syariah empat kali dan Global Bounds emapat kali.


Pada tahun 2009 kinerja PLN sangat mengembirakan, Dukungan pemerintah dengan memberikan margin subsidi sebesar 5 % membuat perseroan meraih laba bersih untuk pertama kali dalam kurun waktu 5 tahun. tahun 2009 PLN mencatat laba bersih Rp. 10,356 Miliar dengan penjualan 145,222 miliar diamana sektor rumah tangga dan industri masih menjadi kontributor terbesar dari pendapatan.

Berdasar Undang Undang republik Indonesia Nomor 2 tahun 2010 tentang perubahan atas Undang Undang No. 47 tahun 2009 tentang Anggaran pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2010 tanggal 25 mei 2010 telah ditetapkan pemberian margin PSO 8% tahun 2010.

Obligasi PLN XII Tahun 2010 dan Sukuk Ijarah PLN V Tahun 2010 diperkirakan memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam dan lembaga keuangan pada 30 Juni 2010. Masa penawaran awal (bookbuilding) akan berlangsung pada tanggal 16-24 Juni 2010, masa penawaran umum dijadwalkan 2-5 Juli 2010, dan diharapkan tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 9 Juli 2010.
(Ans0261)

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine

Last Updated (Thursday, 17 June 2010 01:02)